Kenyataan
bahwa tekanan(stress) cenderung sebagai penyebab penyakit fisik
maupun mental pada manusia. Seorang pakar mengatakan bahwa, Orang
super sibuk akan mengalami stres dan dapat menimbulkan gangguan
kesehatan fisik maupun psikis(Peter G. Hanson, M.D). Dari mulai
pusing, ketegangan otot, hipertensi sampai pada jantung dapat
diakibatkan oleh stres.
Apakah
kita mau menghadapi kematian dikarenakan menghadapi penyakit jantung
yang dikarenakan stres? Tidak. Yang dapat melawan terhadap stres dan
segala jenis penyakit tersebut adalah diri Anda sendiri. Stres memang
berat apalagi mendapatkan penyakit pula, sehingga hal ini harus
segera diselesaikan.
Ketika
kita mampu melihat kepada diri sendiri,
maka kita dengan mudah menyelesaikan problema diri. Siapa yang
menciptakan penyakit dan obatnya?tentu Tuhan. Lantas, siapa yang
mengadakan stres?diri kita. Maka sudah jelas, penanganan pertama
adalah diri sendiri terlebih dahulu.
Setelah
kita melihat kenyataan bahwa penyakit dapat datang dikarenakan stres,
maka diusahakan kenali penyebab stres itu sendiri. Pada penelitian
tentang stres, terutama pada remaja cenderung terjadi karena kurang
realistis dalam menghadapi hidup. Terdapat tekanan dari berbagai
pihak, mulai dari kerjaan, belajar, hubungan teman-keluarga, dan
lainnya.
Untuk
menangani segala penyebab stres, dapat kita mulai dari dalam diri
yaitu merelakan. Merelakan sesuatu itu tidak gampang, apalagi itu
menyangkut kepentingan diri. Hal
ini berarti menganggap setiap hal yang telah terjadi biarlah terjadi,
yang dipikirkan adalah bagaimana strategi dan recana berikutnya.
Berdasarkan
keterangan pada majalah viva tentang stres memberikan tips untuk
menanganinya. Salah satunya adalah berhenti mengeluh. Hal ini sejalan
dengan merelakan, sama-sama melepaskan sesuatu. Berikutnya adalah
membuat perencanaan yang matang. Dan kemudian bersifat realistik.
Tips
pertama dalam penangan atau bahkan menghindari stres adalah bersifat
realistik. Bersifat realistik artinya melakukan segala sesuatu
menyesuaikan dengan kondisi pribadi dan lingkungan. Atau bisa
dikatakan menjadi efektif dalam setiap pekerjaan.
Berikutnya
tips yang dapat dikerjakan adalah menghindari keluhan. Sebisa mungkin
apapun pekerjaan atau tugas sebaiknya dilakukan dengan suka cita.
Sehingga, pekerjaan itupun tidak sampai membuat kita mengeluh. Jika
masih kesulitan, maka sebaiknya berhenti sejenak untuk rehat dan
melanjutkan pekerjan setelah pikiran dan tubuh kembali segar.
Menurut
pendapat saya, tips yang paling tepat adalah menerima dan merelakan
apapun kepada Tuhan. Karena memang semua yang terjadi pada kita
adalah aturan Tuhan. Ketika Anda memang benar-benar merasakan bahwa
semua beban dan tekanan yang kita alami pasrahkan pada Tuhan, maka
tingkat stres kita akan berkurang bahkan dapat hilang. Terserah Tuhan
mau diapakan atau mau dilakonkan seperti apa beban Anda agar
selesai.
Setelah
mengikuti langkah-langkah dalam tips tersebut, semoga tingkat stres
Anda berkurang. Untuk kemudian terdapat satu langkah terakhir yang
perlu dilakukan. Langkah itu adalah yakin bahwa Anda sehat selalu.
Pada saat kita merasa akan sakit, maka segera kurangi stres dan
berusaha untuk berkata pada diri sendiri bahwa, tubuh kita sehat
secara berulang dengan keyakinan Tuhan mendengarkan.
Ringkasan dari diskusi ini bahwa sakit dapat berasal dari tingkat stres berlebih. Ketika stres datang maka lakukan beberapa tips salah satunya adalah merelakan dan mempercayakan semua hal pada Tuhan, karena semua yang ada adalah berasal dari-Nya. Kemudian yakinkan pada diri sendiri tubuh Anda sehat. Semoga dengan pengalaman dan pengetahuan yang sedikit ini bermanfaat bagi Anda semua, semoga sehat selalu. :)
Ringkasan dari diskusi ini bahwa sakit dapat berasal dari tingkat stres berlebih. Ketika stres datang maka lakukan beberapa tips salah satunya adalah merelakan dan mempercayakan semua hal pada Tuhan, karena semua yang ada adalah berasal dari-Nya. Kemudian yakinkan pada diri sendiri tubuh Anda sehat. Semoga dengan pengalaman dan pengetahuan yang sedikit ini bermanfaat bagi Anda semua, semoga sehat selalu. :)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar